dejavu masa lalu

sebenarnya aku masih ingin melanjutkan ratapanku..
padaMu Tuhan.. bukan pada apapun..

Sekarang aku tau, aku perlu sedikit bernafas, untuk kembali melihat kesalahan-kesalahanku dibelakang sana, jauh sebelum kau ada disini mengusir sepiku. Ada sedikit penyesalan tapi tak sampai begitu dalam, karena aku tau itu percuma saja, toh semuanya juga sudah terjadi. Orang bilang bahwa hukum karma atau sunnatullah itu memang ada. Ada atau tidakkah itu sebenarnya tak terlalu berarti bagiku, tapi yang membuatku bingung adalah, kenapa hal-hal yang pernah aku lakukan pada 'masa-masa lalu'ku dulu seakan kini mulai menghampiriku..
Terjadi pada diriku sendiri..? Memang sakit ternyata..

Padahal seandainya kau tahu, aku pernah berjanji pada diriku sendiri, tidak akan pernah sekalipun menyakiti hati seseorang lagi, maka aku mencoba untuk memberikan yang terbaik untukmu, karena menurutku sudah terlalu banyak hati yang tersakiti. Bukan gara-gara siapapun, itu karena keegoisan pribadiku yang selalu aku kedepankan. Bagiku kalau memang tidak ada cinta dihati ini, mau diapakan sampai bagaimanapun juga tidak akan pernah datang. Itu prinsip dan memang benar-benar terjadi..

Ternyata janjiku oleh Tuhan diperhitungkan, Ia tak ingin aku hanya berjanji, Ia ingin aku juga merasakan bagaimana rasanya tersakiti, Ia juga ingin aku bisa memaknai setiap takdirnya, walau mungkin begitu sakit rasanya, tapi itu juga mungkin yang terbaik dari-Nya. Maka untuk semua 'masa-masa lalu'ku yang telah ku lupakan, atas segala khilafku kuhaturkan berjuta rasa penyesalan, aku akan selalu berharap dari kalian kemaafan..

Lha sekarang, DEJAVU atau SINKRONISITAS kah itu..?

0 footprint:

ku tak tau apa isi hatimu, so bicaralah...