muhammad and a blind old man

Suatu ketika, pada zaman ketika Rosulullah SAW masih hidup, dikisahkan ada seorang kakek tua buta, yang tanpa tau sebabnya apa dia sangat membenci Rosulullah, sampai-sampai tidak ada hari yang dilewatinya tanpa mengejek Rosul, mengolok-olok dan mencaci-makinya. Padahal keadaan orang tua tersebut buta, sama sekali tidak bisa melihat wajah orang yang selalu Ia ejek, tidak bisa melihat apa yang selama ini telah Rosul lakukan, Ia hanya bisa mendengar kabar dari orang-orang tentang Muhammad, yang Ia tahu bahwa Muhammad membawa kesesatan dan mengajarkan sesuatu yang tidak baik kepada masayarakat waktu itu.
Pada kesempatan yang sama, ketika orang tua buta itu mengejek Rosul dengan berbagai caci-makinya, ketika itu juga ada orang yang selalu setia memberikan makanan kepadanya, bahkan bersedia mengunyahkan makanan itu sampi begitu lembut. Orang tua buta tau, hal tersebut selalu Ia terima setiap hari, tentunya tanpa tau siapa sebenarnya orang yang begitu baik kepadanya itu. Karena pemberi dan pengunyah makanan yang baik itu tidak pernah mau menunjukkan identitasnya. Orang tua buta meskipun penasaran, tapi Ia tetap saja masih melakukan pekerjaan sehari-harinya, mengejek Rosulullah SAW.
Setelah berlangsung beberapa lama, suatu hari orang tua buta itu merasakan hal yang berbeda dengan makanannya, Ia tau bahwa pemberi makanan yang baru saja memberi dan mengunyahkan makanan untuknya berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Lalu orang tua itu bertanya, tentu saja sambil tetap mengejek Rosulullah, pertanyannya begini:
"wahai pemberi makanan, aku tahu engkau pasti bukan orang yang selama ini meberikan dan mengunyahkan makanan untukku, benarkah begitu..?"
"tidak wahai orang tua, ini aku yang kemarin, yang selalu memberimu makanan" jawabnya
"aku tidak percaya" cetus orang tua buta
"aku tidak berbohong, aku yang selama ini memberimu makanan wahai orang tua"
"aku tetap tidak percaya"
Kemudian pemberi makanan bertanya kepada orang tua itu:
"wahai orang tua, aku tidak seharusnya berbohong, sekarang katakanlah, apa gerangan yang membuatmu tahu bahwa aku bukan orang yang selama ini memberimu makanan..?"
"aku tahu, makanan yang selama ini Ia berikan dikunyah lebih lembut daripada yang kau berikan sekarang, aku tahu karena aku bisa merasakan kelembutan makanan itu" jawabnya
Suasana hening sejenak, namun tiba-tiba saja pemberi makanan itu menangis sesenggukan, lalu dengan terbata-bata ia berkata:
"ketahuilah wahai orang tua, aku adalah Abu Bakar, dan yang selama ini menguyahkan makanan untukmu namanya adalah Muhammad SAW, orang yang selalu kau jelek-jelekan"
"beberapa hari yang lalu Ia menghembuskan nafas terakhirnya" lanjutnya
Setelah mengetahui bahwa orang yang selama ini begitu baik kepadanya, ternyata adalah orang yang selama itu juga Ia dijelek-jelekan, Ia lalu mengikrarkan diri masuk Islam. Subhanallah..!

2 komentar:

  1. biarkan dulu ia bicara sampe ia tahu siapa kita....that is better

    BalasHapus
  2. see, yang penting adalah berbuat baik. bukan menyebarkan islam, apalagi pake perang. love muhammad deh....

    BalasHapus

ku tak tau apa isi hatimu, so bicaralah...