sajak depan pintu

Kapal sedang bersandar di pelabuhan, tak dipungkiri karena air laut begitu bergelombang, pun karena kapal sudah terkoyak-koyak dimakan ombak, juga kehawatiran daripada karam di lautan bila perjalanan diteruskan..

Sementara menanti gelombang tenang, akan kubenahi kapal yang rusak, akan kutambal bila ada yang berlubang, akan kukencangkan sauh agar kuat tertambat, akan kujahit layarnya yang terkoyak dan tentunya akan kuistirahatkan sejenak diriku yang memang sudah lelah..

Dan kau, silahkan saja, (bila sudi membantuku memperbaiki kapal atau) mau berjalan-jalan mengelilingi pulau, seraya melepas penat mencari sesuatu yang bisa membuatmu 'segar' setelah lama melakukan perjalanan dilautan, yang mungkin telah membuatmu mabuk muntah-muntah.. Oek-oek..

Bila mana di pulau ini kau temukan tempat yang indah, kau bolehlah tinggal disana, selamanya, dan berbahagialah, tanpa ada perjalanan diatas lautan lagi, tanpa ada mabuk muntah-muntah oek-oek lagi, dan tanpa ada gelombang tinggi, serta tanpa diriku lagi.. gi..

Lalu aku, biarkan kulanjutkan perjalanan ini sendiri..

Namun bila kau masih sudi menemani pejalananku kembali, aku pastikan kita akan temukan tempat yang lebih indah, entah dipulau apa dan persinggahan yang mana, yang pasti itu adalah tempat pemberhentian kita yang sesungguhnya..

Hingga saat itu, pilihan ada ditanganmu, aku tak akan mencarimu ke seluruh pelosok pulau, kalau memang kapal sudah selesai kubenahi, kalau memang kau mau meneruskan perjalanan lagi dan kalau memang gelombang laut sudah tidak lagi begitu tinggi, datanglah kepadaku kemari, aku tunggu disini, dipelabuhan ini..

Yogyakarta, 23 agustus 2011

5 komentar:

  1. hahaha....jero tenan ik reng......

    BalasHapus
  2. hahay....serius banget ik....la akhire piye? berlabuh bersama po malah istirahat bersama???la nek neng pulau lebih nyaman yo tinggal berdua dipulau kan lebih indah hihihi

    BalasHapus
  3. terimaksih.. terimaksih buat kalian berdua.. endingnya bukan untuk ditampilkan disini.. yg tau hanya sutradaranya.. he

    BalasHapus
  4. ya, klo aku ....mending tak rusak kapalnya, dan biarkan aku dan reeant tidak bisa kemana mana....lebih baik hanya aku dan dia yang tau semua hal tentang pulau ini....hahay.......(semoga di bales "iya" sama reeant)

    BalasHapus
  5. meh dibales iya...kok mesakke ndak simbah pengen....hehehe, tapi nek g sepakat, kok yo buntute g patek enak ngko...hahahha..

    BalasHapus

ku tak tau apa isi hatimu, so bicaralah...