Bromo Part 1

Lempuyangan, stasiun utama kota Jogja pagi itu, Sabtu 29 Januari 2012 dibikin geger dengan ulah beberapa teman saya, sebut saja namanya Alvin, Nina dan Ipang, semua bukan nama yang sebenarnya. Pukul setengah delapan tepat, kereta api Sri Tanjung jurusan Banyuwangi sudah mulai berdenyit, roda-roda kereta lambat-lambat mulai berjalan, kalau ada orang yang melihat pasti semua tahu, ooh keretanya sudah mau berangkat.  Sementara itu di tengah-tengah kerumunan orang berlalu-lalang didalam peron, terlihat ada tiga orang berlari, seperti serigala yang mau menerkam mangsanya, dalam konteks itu mangsanya adalah pintu kereta api, iya karena mereka bertiga mengejar pintu itu, bagaimana caranya agar bisa masuk. Pada waktu itu semua mata tertuju pada mereka dan tanpa banyak berpikir mereka pasti sudah paham, kalau ada tiga orang berlari mengejar pintu kereta api berarti tiga orang itu ketinggalan kereta, pasti. Alvin yang paling depan, pemimpin para serigala, berhasil menerobos masuk pintu di gerbong belakang, dia berhasil menerkam mangsanya. Tetapi dua orang dibelakangnya, Nina dan Ipang, sebelum sempat masuk pintu malah menabrak orang dulu, mereka berdua gagal, salah menerkam mangsa, dibiarkanlah mangsanya lepas begitu saja. Melihat dua temannya gagal, Alpin kemudian memberanikan diri turun dari kereta, sebenarnya ini adalah tindakan yang sangat dilarang, tapi dia nekat saja melakukannya, entah saya tidak tahu motifnya apa. Sontak saja kejadian itu membuat semua orang di stasiun menjerit histeris, saya pikir kalau saat itu ada jurnalis yang sedang bertugas pasti akan jadi berita utama. (Mungkin bisa dikasih judul "serigala-serigala menerkam 'sumsum' kereta api", tapi berhubung jurnalisnya tidak ada maka terpaksa saya tulis saja disini)
Didalam kereta, tepatnya gerbong ke 3, saya dan 6 orang lainnya hanya bisa melihat kejadian aneh itu sambil menggigit jari, bisa-bisanya teman kami itu, perjalanan belum dimulai saja sudah membuat geger. Tapi itu juga bukan berarti tidak ada manfaatnya lho, saya jadi tahu, pelajaran di hari Sabtu pagi ini adalah jangan sampai terlambat kalau mau naik kereta api.
Perlu diketahui, waktu itu kami ber-sembilan berencana pergi ke Bromo, salah satu gunung aktif yang ada di Jawa Timur, katanya perjalanan yang akan ditempuh sekitar sembilan jam sampai di stasiun Probolinggo, pikir saya waw ini adalah pengalaman pertama saya naik kereta api, dan sekalinya naik akan selama sembilan jam berada diatasnya, membayangkannya saja sudah bikin pusing.

2 komentar:

  1. wes nang bromo kuk gak mampir malang, dan?

    -nafis

    BalasHapus
  2. keburu pulang ke jogja lgi vis.. hee

    BalasHapus

ku tak tau apa isi hatimu, so bicaralah...